Acara kelas dunia ini menjadi salah satu pagelaran yang paling dinantikan dalam industri kopi global. Setiap tahun terjadi perubahan peraturan kompetisi barista 2023.

Di Bulan Desember 2022 lalu, Speciality Coffee Association telah merilis perubahan peraturan kompetisi barista 2023. Perubahan regulasi ini seputar peserta, penilaian juri, dan evaluasi kinerja peserta.

Perubahan Peraturan Kompetisi Barista (WBC) 2023

Beberapa perubahan aturan ini dibuat secara adil untuk kompetisi barista dunia 2023. Perubahan yang terjadi ini tentu berdampak besar.

Peraturan Penggunaan Produk Susu

Peserta dapat menggunakan susu hewani dan nabati yang dijual secara komersial. Sebelumnya, peserta harus menggunakan jenis susu sapi. 

Perubahan ini menjadi perubahan paling terlihat. Sebab sebelumnya, penggunaan susu selain susu sapi akan mendapatkan skor 0. 

Perubahan Peraturan Kompetisi Barista  : Lembar Skor Penilaian

Dengan adanya perubahan aturan penggunaan susu nabati, terjadi perbedaan pada lembar skala evaluasi dan penilaian.

Perubahan ini berdasarkan standar yang ditetapkan oleh SCA. Disebutkan akan ada 4 penilaian, diantaranya :

  • Skor ya/tidak (1/0) di tahap Skala Evaluasi
  • Skor numerik dari 0-3 untuk ‘Akurasi’
  • Skor numerik dari 0-3 untuk ‘kesan’
  • Skor numerik dari 0-6 untuk ‘pengalaman’

Berbeda dengan kompetisi sebelumnya, penilaian berkisar di angka 0-6. Selain itu, juri dapat memberi setengah poin. 

Di WBC 2023, juri tidak boleh memberikan setengah poin. Mereka bisa memberikan skala mulai dari 0 sampai 3.

Skala penilaian ini lebih ringkas serta menciptakan keseimbangan di lapangan permainan. Selain itu, juga membuat proses penjurian lebih ramping.

Penilaian Tekstur dan Taktil

Dalam espresso course, salah satu kategori ‘Pengalaman Rasa’ penilaian aftertaste masuk menjadi salah satunya. Ini juga menjadi bagian kebalikan dari penilaian deskriptor taktil.

Penilaian ini menurut beberapa kalangan tampak lebih logis. Karena sisa rasa dinilai lebih mewakili rasa daripada rasa ketika di mulut.

Peserta WBC juga harus memberikan deskripsi untuk ketebalan dan tekstur espresso. Deskripsi tersebut akan mendapatkan nilai dari juri. 

Di penilaian ini, mengharuskan peserta untuk menggambarkan espresso lebih akurat dan tepat ketika di dalam mulut dan setelahnya.

Penilaian lainnya berdasarkan persentase, pengetahuan kopi seorang barista, penggunaan ruang, dan kesan total. 

Sementara itu, keterampilan barista secara teknis juga menjadi hal penting bagi penilaian juri WBC.

Skor peserta merupakan penilaian berdasarkan beberapa aspek dari kinerja.

Perubahan Penilaian oleh Juri

Terdapat beberapa perubahan pada cara juri untuk menilai aspek-aspek tersebut. Diantaranya :

  • Presentasi : Juri mencari orisinalitas konsep, metode, teknik, dan bahan yang digunakan.
  • Pengetahuan Kopi dan Penggunaan Peralatan dan Ruang yang Tepat : Terbagi menjadi sub kategori dalam aturan 15.4. Kompetitor harus menunjukkan bahwa menguasai kemampuan tersebut.

Tidak hanya itu, skor tayangan juga ikut meluas, setidaknya harus mencakup jawaban dari pertanyaan berikut :

  1. Apakah penampilannya menginspirasi hubungan yang lebih dalam dengan kopi?
  2. Apakah pengalaman itu imersif, menggugah pikiran, atau penting untuk kopi spesial?
  3. Apakah barista tersebut akan menginspirasi saya tentang kopi spesial?
  4. Apakah pertunjukan tersebut memeriahkan industri pengrajin kopi?

Sehingga, peserta dapat mendapatkan skor dari penyajian kopi kualitas tertinggi. Jika belum bisa, maka dapat menambah skor tinggi melalui kinerja dan konsep pembuatannya.

Temperatur Ekstraksi yang Berbeda

Seluruh kompetitor WBC harus menggunakan mesin espresso yang sama. Namun, saat ini, suhu brewing juga diatur di kisaran 90,5° dan 96°C (atau 195°F dan 205°F).

Selain itu, suhu group head individu juga dapat dipilih. Pertimbangan besaran suhu sangat berpengaruh pada hasil ekstraksi. 

Akibatnya, akan berdampak besar pada rasa, aroma dan tekstur espresso. Untuk itu barista harus lebih inovatif dan kreatif. 

Jadi, itulah perubahan peraturan kompetisi barista (WBC) 2023 yang telah dibuat oleh SCA. Kompetisi ini menjadi puncak perlombaan di industri kopi di dunia. Sumber : https://bit.ly/3Yri60M. (*)


Kamu penikmat kopi? Saatnya kunjungi platform KopiKita untuk menemukan kopi dari berbagai daerah di Indonesia dengan harga terbaik.